Doa Nabi Musa yang Terdapat dalam Al Qur’an, Salah Satunya Agar Dilancarkan Segala Urusan

DEPOSTJATENG.COM – Nabi Musa dikenal sebagai seorang pemimpin dan nabi yang membebaskan Bani Israel dari perbudakan di Mesir.

Saat Nabi Musa kecil, ibu Nabi Musa diperintahkan Allah SWT untuk menghanyutkan Nabi Musa yang masih bayi ke sungai Nil hingga akhirnya bayi Nabi Musa ditemukan oleh keluarga Firaun dan diangkat menjadi anak yang kelak saat dewasa menghancurkan kekuasaan Firaun.

Nabi Musa lahir di Mesir pada masa pemerintahan Firaun. Firaun adalah seorang raja yang sangat sombong dan tidak baik terhadap rakyatnya bahkan, Firaun mengaku dirinya sebagai Tuhan. Penduduk mesir sebagian besar adalah bangsa kipty. Selain itu juga, banyak yang berasal dari kalangan Bani Israil. Bangsa kipty menyembah berhala dan Firaun sebagai Tuhan mereka.

Pada masa itu penduduk mesir mempercayai para peramal dan tukang sihir. Para peramal kepercayaan Firaun datang ke istana dan membawa kabar buruk untuk Firaun.

Isi ramalan tersebut adalah akan lahir seorang anak laki-laki dari Bani Israil yang kelak saat dewasa dia akan menjatuhkan kekuasaan Firaun. Setelah mendengar hal tersebut Firaun pun mengambil keputusan untuk membunuh setiap anak laki-laki yang baru lahir pada tahun tersebut.

Selama tinggal di Istana Firaun, Nabi Musa mempelajari berbagai Ilmu pengetahuan. Nabi Musa tumbuh menjadi seorang yang cerdas dan mengetahui bahwa dirinya bukanlah anak Firaun melainkan keturunan dari Bani Israil. Saat Nabi Musa dan Bani Israil pergi meninggalkan mesir secara sembunyi-sembunyi dan Firaun beserta pengikutnya berusaha mengejar Nabi Musa dan Bani Israil.

Nabi Musa termasuk dalam golongan ulul azmi yang dikenal dengan kisah kelahirannya di Mesir melawan kekuasaan Firaun. Dari 25 Rasul, hanya ada 5 nama yang tergolong ulul azmi yaitu Nabi Nuh AS, Nabi Ibrahim AS, Nabi Musa AS, Nabi Isa AS, dan Nabi Muhammad SAW. Kisah Nabi Musa pun banyak dijelaskan di dalam Alquran. Berikut doa Nabi Musa yang bisa diamalkan sehari-hari.

BACA JUGA :  Lebih Dekat dengan Peter Agung, Bapak Pembaharuan Kekaisaran Rusia

Doa Memohon Ampunan

قَالَ رَبِّ اِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَغَفَرَ لَهٗ ۗاِنَّهٗ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Artinya: Dia (Musa) berdoa, “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah mezalimi diriku sendiri, maka ampunilah aku, “Maka Dia (Allah) mengampuninya. Sungguh, Allah Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS. Al- Qashash: 16)